multi info, hiburan, pengetahuan, dan aneka informasi

9 Tipe Bos Yang Menyebalkan

Apakah Anda kini bekerja di bawah seorang atasan yang sangat sulit dan menjengkelkan? Agar performa baik Anda tetap dapat dipertahankan, meski harus berhadapan dengan bos yang menyebalkan, simak saran berikut ini untuk menghadapinya.

Atasan yang selalu memberi komentar terhadap setiap gerak-gerik Anda.
Cara menghadapinya:
Debat atasan tipe ini melalui e-mail, berkas laporan, dan hasil rapat agar dia dapat mengendalikan dirinya.

Atasan yang ingin mendapat informasi dengan cara mendekati Anda, seolah-olah Anda sahabatnya.
Cara menghadapinya:
Jaga jarak dengannya! Ajak dia ke tempat yang lebih netral jika ia mengajak bertemu.

Atasan gila kerja dan menuntut Anda bekerja seperti dia.
Cara menghadapinya:
Dia harus tahu, di dunia ada kehidupan lain selain bekerja. Setiap ada kesempatan, ceritakan kepadanya mengenai keluarga, teman-teman, dan hobi Anda.

Atasan yang suka membuat lelucon tidak lucu atau tidak baik mengenai diri Anda.
Cara menghadapinya:
Sebaiknya, leluconnya jangan ditanggapi. Ganti topik pembicaraan dengan hal yang lebih serius dan netral.

Atasan yang suka memerintah, selalu merasa paling tahu dan benar, tidak mau disalahkan, dan sering menyalahkan orang lain.
Cara menghadapinya:
Secara tertulis, minta pendapatnya untuk semua rencana dan keputusan penting. Tetapi, Anda tetap harus waspada bila ada kesalahan, yang sudah pasti sang atasan akan mengatakan tidak tahu menahu.

Atasan yang kaku, hanya memerlukan jawaban “ya” atau “tidak”, dan tak peduli dengan informasi bermanfaat atau diskusi-diskusi lain.
Cara menghadapinya:
Siapkan laporan secara tertulis, disertai beberapa alternatif yang harus dikerjakan. Bila dia memerlukan rekomendasi, berikan secara lisan saja.

Atasan yang pasif-agresif, suka menunda-nunda pekerjaan, sering mengeluh tak cukup waktu, dan selalu menyalahkan orang lain atas pekerjaan yang tak bagus.
Cara menghadapinya:
Libatkan orang lain sebanyak yang diperlukan sehingga Anda mempunyai saksi.

Atasan yang tak dapat mengambil keputusan, selalu meminta sumber informasi dari sana sini sebelum membuat keputusan yang seakan-akan dibuatnya sendiri.
Cara menghadapinya:
Cari informasi sebanyak-banyaknya dari orang-orang yang berperan dan terlibat di dalam masalah yang sama.

Atasan yang tidak dapat memisahkan pekerjaan dan kehidupan pribadinya.
Cara menghadapinya:
Nikmati pekerjaan Anda! Salah pengertian mengenai hal yang tidak penting, malah dapat merusak hubungan kerja.

Yakinlah, dengan berjalannya waktu, mimpi buruk Anda dapat berubah menjadi mimpi yang indah. Atasan yang menyebalkan dapat menjadi faktor yang memotivasi Anda untuk berubah menjadi lebih baik.
Aline

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Blog Archive